Postingan

Makanan halal

Makanan Halal Surah An-Nahl 114 Materi Agama Kelas 8 فَکُلُوۡا مِمَّا رَزَقَکُمُ اللّٰہُ حَلٰلًا طَیِّبًا ۪ وَّ اشۡکُرُوۡا نِعۡمَتَ اللّٰہِ اِنۡ کُنۡتُمۡ اِیَّاہُ تَعۡبُدُوۡنَ Fakuluu mimmaa razaqakumullahu halaalan thai-yiban waasykuruu ni’matallahi in kuntum ii-yaahu ta’buduun(a); Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah. ―QS. 16:114 Dalam ayat ini Allah menyuruh umat Islam untuk mengonsumsi makanan yang halal dan baik (tayib). Mengonsumsi makanan tidaklah cukup hanya yang halal saja, namun juga harus yang baik (tayib). Atau yang sering kita kenal dengan istilah halalan tayiban. Halalnya makanan ditinjau dari dari tiga hal, yaitu halal wujudnya/zatnya, halal cara memperolehnya dan halal cara pengolahannya. Allah telah menentukan berbagai jenis makanan yang dihalalkan. Beberapa jenis makanan yang halal sebagai berikut. a. Semua jenis makanan yan...

Pengertian iman kepada kitab kitab allah

Pengertian Iman Kepada Kitab-Kitab Allah SWT Iman secara bahasa berarti percaya. Iman menurut istilah berarti mempercayai dengan sepenuh hati diucapkan dengan lisan dan diwujudkan dalam kegiatan. Iman kepada kitab-kitab Allah Swt. berarti mempercayai dengan sepenuh hati dan diucapkan dengan lisan bahwa Allah Swt. telah menurunkan kitab kepada Rasul-Nya untuk dijdikan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Keyakinan tersebut hendaknya ditanamkan dalam hati serta diwujudkan dalam perbuatan dan tingkah laku sehari-hari. Rukun iman meliputi iman kepada Allah Swt. iman kepada malaikat-malaikat-Nya, iman kepada kitab-kitab-Nya , iman kepada Rasul-Rasul-Nya, iamn kepada hari akhir, dan iman kepada qada qadar. Perintah beriman kepada kitab-kitabNya sebagai berikut: an-nisa 136 Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-Nya (Muhammad) dan kepada Kitab (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barang sia...

Pengertian iman kepada rasul

Gambar
Pengertian Iman Kepada Rasul Pertama kita akan membahas mengenai pengertiannya. Iman Kepada Rasul menurut Bahasa Arab merupakan Percaya Secara istilah atau luasnya, iman kepada rasul berarti meyakini dengan sepenuh hati  bahwa Rasul itu benar-benar utusan Allah yang ditugaskan untuk membimbing umatnya ke jalan yang benar agar selamat di dunia dan akhirat. Ada juga sebutan Ulul Azmi.  Ulul Azmi adalah  utusan Allah yang memiliki kesabaran dan ketabahan yang tinggi dalam menyampaikan risalah pada umatnya. 5 Nabi Ulul Azmi : Nabi Nuh As. Nabi Ibrahim As. Nabi Musa As. Nabi Isa As. Nabi Muhammad Saw. Dengan mengimani Rasul Allah SWT. adalah kewajiban semua umat Islam karena merupakan rukun Iman yang ke 4. Hal ini diperkuat dalam dalil Naqli pada Al-Quran Definisi Nabi dan Rasul Nabi dalam bahasa Arab berasal dari kata   naba . Dinamakan Nabi karena mereka adalah orang yang menceritakan suatu berita dan mereka adalah orang yang diberitah...

Pengertian dan Macam macam sujud

Pengertian Sujud Macam-Macam Sujud dan Penjelasannya – Sujud adalah satu dari rukun shalat yang memposisikan tubuh tertelungkup dengan posisi kepala sejajar dengan kaki. Hakikat sujud adalah mengagungkan Allah dan merendahkan diri serendah-rendahnya kepada Sang pencipta alam dan yang Maha kuasa atas segala sesuatu. Sujud terdiri atas beberapa macam, berikut penjelasannya! 1.Sujud Syukur Sujud syukur ini mengandung arti sujud yang dilakukan oleh seseorang yang tengah mendapatkan sebuah keberuntungan atau keberhasilan yang dicapainya atas karunia yang telah diberikan Allah swt. sehingga membuat dirinya sangat senang. atau ketika seseorang tersebut telah diselamatkan oleh Allah swt. atas bahaya yang bisa menimpa dirinya. Contohnya: ketika seseorang tersebut mendapatkan sesuatu yang sangat berharga bagi dirinya, baik itu berupa nilai yang bagus setelah melakukan ujian, atau ketika penyakit yang dideritanya telah sembuh. Atau ketika seseorang tersebut selamat dari ancaman bahaya yang...

Shalat sunnah berjamaah dan munfarid

Gambar
A. Pengertian Shalat Sunnah Shalat Sunnah  adalah shalat yang dikerjakan di luar shalat yang di fardhukan. Shalat sunnah apabila dikerjakan mendapat pahala, tetapi bila tidak dikerjakan tidak berdosa. Shalat Sunnah dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW. untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. dan untuk mendapatkan tambahan pahala. Shalat Sunnah  atau yang sering disebut dengan shalat nawafil merupakan shalat yang dianjurkan untuk dikerjakan, namun hukumnya tidak wajib. Jadi apabila seseorang mengerjakan shalat sunnah maka ia akan mendapatkan pahala, jika tidak dikerjakan pun ia juga tidak mendapatkan dosa. Namun sangat disayangkan jika shalat sunnah tidak dikerjakan karena kita tidak mendapatkan pahala. Berdasarkan hukumnya, shalat sunnah ada 2 macam, yaitu shalat sunnah Muakadah dan shalat sunnah Gairu Muakadah. Shalat sunnah Muakadah  merupakan shalat yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan (hampir mendekati shalat wajib). Contoh shalat sunnah muakadah adala...